Jumat, 18 Mei 2012

Polisi Tangkap Edwin, Kasi Penagihan KPP Rungkut, dan Dino Artanto selaku OC

Ada Kasi Penagihan, Ada Programmer Andal

SURABAYA - Aparat Polwiltabes Surabaya ingin bergerak cepat dalam mengusut kasus pemalsuan setoran pajak di Kanwil Ditjen Pajak Jatim I. Kemarin (20/4) dua orang dalam kantor pajak itu ditangkap. Mereka adalah Kasi Penagihan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Rungkut Edwin dan Dino Artanto selaku OC (operator consul) KPP Mulyorejo.
Dua nama tersebut dibawa ke kantor polisi karena "nyanyian" Suhertanto yang lebih dulu ditangkap dan saat ini menikmati pengapnya tahanan.
Seperti diberitakan, Suhertanto adalah mantan juru tagih di KPP Rungkut yang kemudian berdinas di KPP Karangpilang. Dia mengaku kepada polisi, dalam sindikat kejahatan pajak tersebut, Dino (dalam berita kemarin disebut berinisial DT) berperan sebagai operator utama. Dia bertugas mengubah database. Database tersebut memang harus diubah supaya para wajib pajak (WP) yang masuk dalam perangkap kejahatan pemalsuan setoran pajak itu tidak terdeteksi. Sedangkan Edwin (dalam berita kemarin disebut berinisial Ed) adalah atasan Suhertanto.
Hingga tadi malam, Edwin maupun Dino masih diperiksa. "Status mereka masih belum kami putuskan. Sangat mungkin tersangka. Namun, kami masih menunggu hasil pemeriksaan," kata Kasatreskrim Polwiltabes Surabaya AKBP Anom Wibowo.
Ketika kemarin diinterogasi polisi lagi, Suhertanto menegaskan peran para orang dalam pajak yang membantunya melancarkan pemalsuan tersebut. "Saya tak mungkin melakukannya (mengubah nama WP, Red) bila tidak mendapatkan order dari atasan saya. Buktinya, saya hanya mendapatkan Rp 50 juta," papar Suhertanto.
Dia lantas menceritakan orang-orang yang membantu tersebut. Dino disebut Suhertanto sebagai programmer pajak paling andal di Surabaya. "Dia sangat pandai. Apalagi, dia mantan programmer pusat," urainya. Suhertanto mengatakan selalu menggunakan Dino karena tak sembarang programmer yang bisa menembus database pajak. "Dino bisa melakukannya," imbuhnya.
Polisi menangkap Dino dan Edwin tak hanya berdasar "nyanyian" Suhertanto, tapi juga bukti lain. Yakni, bundelan ketetapan pajak yang disita dari tangan Suhertanto. Barang bukti itulah yang semakin membuat Edwin tidak berkutik. Sebab, menurut Suhertanto, Edwin sebenarnya telah menyuruhnya memusnahkan bundelan tersebut. Tapi, bundelan itu tak dimusnahkan oleh Suhertanto, melainkan disimpan. "Bundelan tersebut berisi daftar para wajib pajak yang asli, sebelum diganti nama WP-nya," papar Anom. Edwin berharap, dengan dilenyapkannya data-data tersebut, jejak kejahatannya tak bisa dilacak. Menurut rencana, data-data dalam bundelan itu dikoordinasikan dengan Kanwil Ditjen Pajak Jatim I. Validasinya akan dicek. "Kami sungguh mengharapkan kerja sama yang baik dengan kantor pajak. Sebab, tentu semuanya ingin agar kasus itu bisa terungkap secara tuntas," papar Anom.
Dalam berita sebelumnya disebutkan, Satreskrim Polwiltabes Surabaya berhasil mengungkap mafia pajak di Surabaya dan menahan sepuluh orang serta memeriksa dua tersangka lain. Berdasar pengungkapan tersebut, sedikitnya lima modus bisa dibongkar.
Modus pertama adalah memalsukan validasi. Untuk modus itu, ada sepuluh orang yang ditahan. Seorang di antaranya adalah orang dalam pajak, yakni Suhertanto. Sedangkan keempat modus lain murni melibatkan orang dalam. Bahkan, dalam pengakuan, Suhertanto menyatakan sampai menembus database pajak dan mengubah isinya. Kendati belum dipastikan, kerugian negara gara-gara aksi jahat itu diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.
Ada 12 Celah Kelemahan di Pajak

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jatim I Ken Dwijugiasteadi membantah bahwa database DJP bisa dibobol. Menurut mantan direktur Direktorat Informasi Perpajakan itu, pengubahan data hanya bisa dilakukan oleh pusat. ''Modus yang dilakukan adalah mengopi data, baru mengubah data yang ada,'' tuturnya.
Dengan begitu, kata dia, database direktorat pajak tetap. Menurut Ken, modus tersebut baru ketahuan jika WP (wajib pajak) mendapat STP (setoran tagihan pajak). Begitu juga halnya dengan pengurangan kewajiban pembayaran pajak. ''Jadi, oknum pajak melakukan penipuan dan pemalsuan kepada WP,'' tegas bapak empat anak itu.
Kemarin Kanwil DJP Jatim I dikunjungi anggota Komite Pengawas Perpajakan yang dipimpin langsung oleh ketuanya, Anwar Supriyadi. Mantan Dirjen Bea dan Cukai itu meminta penjelasan langsung kepada Ken tentang mafia perpajakan yang diungkap Polwiltabes Surabaya. ''Kami mengawasi dan menindaklanjuti dengan memberikan usul kepada menteri keuangan untuk perbaikan,'' tuturnya.
Menurut Anwar, ada beberapa kelemahan dalam sistem perpajakan saat ini. Pihaknya telah menata dan menemukan 12 celah yang dapat dijadikan kejahatan perpajakan. Di antaranya, proses pemeriksaan, pemberiaan fasilitas kepada petugas, dan penyelidikan. ''Melihat kasus ini, usul kami adalah adakan audit sistem teknologi informasi (TI) dan tingkatkan integritas pegawai,'' katanya.
Menurut dia, sistem TI perpajakan saat ini mulai digunakan sejak 2004. Dan, itu tidak pernah di-update. ''Melihat perkembangannya harus ada pembaruan,'' ucap Anwar.
Dia juga menyebutkan, pihaknya tidak bisa memeriksa dan memberikan sanksi kepada pegawai yang bersalah. Itu semua adalah tugas inspektorat pajak yang telah memulai pemeriksaan. ''Kami harus belajar dari semua kasus,'' tuturnya.

Programmer Mencuri Source Code senilai 9,5 Juta US Dollar dari NY Federal Reserve Bank

Seorang programmer yang telah dikontrak untuk mengembangkan sebuah software yang disebut Government-Wide Accounting and Reporting Program (GWA) untuk Bank Federal Reserve New York (FRBNY) telah ditangkap karena mencuri bagian dari source code, dimana untuk membangun dan mengembangkannya, Amerika Serikat telah mengeluarkan dana sebesar $ 9,5 juta.
FBI merilis sebuah pernyataan yang menunjuk pada Bo Zhang, seorang asal New York yang berusia 32 tahun sebagai tersangka utama dalam kasus pencurian ini. Diduga, Bo Zhang telah bekerja di FRBNY dan di tugaskan untuk bekerja pada proyek pengembangan software yang secara khusus menangani beberapa bagian dari Source Code GWA pada periode Mei - Agustus 2011 lalu.
Selama periode ini, tersangka telah menyalin Source code GWA tersebut ke hard drive dan kemudian di salin lagi ke tiga perangkat komputasi lainnya. Bo Zhang mengakui bahwa dia telah menggunakan kode tersebut ke dalam jaringan bisnis swasta yang dimilikinya di sebuah lembaga pendidikan tempat ia mengajarkan pemrograman komputer.
Menurut Janice K. Fedarcyk, Asisten Direktur FBI: “Zhang telah mengambil keuntungan melakukan akses dengan menggunakan posisi yang telah di percayakan untuk mencuri perangkat lunak berpemilik yang sangat penting. Walaupun tindakannya ini berkaitan dengan perangkat lunak yang bukan material, namun tindakan mencuri dan menyalin ini dapat mengancam keamanan Source Kode yang sangat penting.”
Government-Wide Accounting and Reporting Program (GWA) adalah sebuah sistem perangkat lunak yang digunakan oleh Departemen Keuangan AS untuk membantu melacak keuangan pemerintah. Selain itu, sistem yang dikelola oleh FRBNY ini juga memiliki catatan-catatan Lembaga Federal yang berisi laporan saldo rekening mereka di Departemen Keuangan AS.
Untuk perbuatannya ini, jika terbukti bersalah maka Zhang akan menghadapi hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda sebesar 175.000 USD
Seperti kasus diatas, menunjukkan bahwa infrastruktur dunia maya kita masih rentan tidak hanya untuk para kriminal dunia maya dan hacker, tetapi juga seperti Bo Zhang yang menggunakan posisinya sebagai karyawan kontrak untuk mencuri properti intelektual pemerintah.
“Memerangi kejahatan Cyber adalah salah satu prioritas utama kantor ini dan kami agresif dalam mengejar siapa saja yang menciptakan keadaan beresiko bagi keamanan komputer,” demikian kata Preet Bharara, Jaksa Manhattan AS.

Sumber :
http://beritanet.com/Technology/Berita-IT/Programmer_Mencuri_Source_Code_senilai_95_Juta_US_Dollar_dari_NY.html

MEGAUPLOAD RESMI DI BLOKIR OLEH DEPARTEMEN KEHAKIMAN AS


MEGAUPLOAD RESMI DI BLOKIR OLEH DEPARTEMEN KEHAKIMAN AS Pembajakani Situs Dari File Yang Populer.

Megaupload, situs berbagi file yang cukup populer, telah diperintahkan untuk ditutup oleh FBI dan Departemen Kehakiman AS. Tuduhannya tak lain dari pembajakan.Seperti diberitakan LA Times, selain ditutup pendiri Megaupload juga dikenai tuduhan melakukan pelanggaran hukum hak atas kekayaan intelektual.
Kim Dotcom (dulu bernama Kim Schmitz) dan Mathias Ortmann, kedua pendiri Megaupload, dikabarkan telah ditangkap di Selandia Baru.
Departemen Kehakiman AS menyebut kasus ini sebagai kasus hak cipta yang terbesar yang pernah dilakukan oleh AS.
"Sasarannya adalah penyalahgunaan penyedia layanan penyimpanan dan distribusi publik untuk memfasilitasi pelanggaran hak atas kekayaan intelektual," sebut pernyataan resmi mereka.
Megaupload dituduh menyebabkan kerugian sebesar 500 juta dollar AS. Situs itu memiliki lebih dari 150 juta pengguna terdaftar dan 50 juta pengunjung per hari.
Sedangkan Megaupload telah menyampaikan bantahannya atas tuduhan tersebut. Mereka menyebut, sebagian besar traffic-nya adalah legal.
"Jika industri konten mau memanfaatkan popularitas kami, kami akan dengan senang hati berdialog. Kami punya beberapa ide menarik," sebut pernyataan resmi Megaupload.
MEGAUPLOAD RESMI DI BLOKIR OLEH DEPARTEMEN KEHAKIMAN AS Pembajakani Situs Dari File Yang Populer, Penyebab Megaupload Di Tutup Oleh Kehakiman AS, Lihat Pembelaan Dari Megaupload Bahwa Trafficnya Legal, Masalah Dalam Megaupload. Profil MegaUpload.


Sumber :
http://mediaberitabaru.blogspot.com/2012/01/megaupload-resmi-di-blokir-oleh.html

Kasus Programmer Megaupload Ditangkap di Belanda Besar Kecil Normal


Programmer Megaupload Ditangkap di Belanda Besar Kecil Normal

TEMPO.CO, Belanda - Pemburuan para petinggi situs Megaupload belum berakhir. Kejaksaan Belanda menyatakan polisi telah menangkap seorang warga negara Estonia terkait investigasi situs berbagi, Megaupload, yang disidik di Amerika Serikat, atas dakwaan pembajakan hak cipta.
Marieke van der Molen, juru bicara Kejaksaan Belanda, menolak menyebutkan nama pencipta peranti lunak Megaupload ini dengan alasan aturan privasi Belanda. Padahal pejabat Departemen Kehakiman telah menyatakan nama buronan yang akhirnya tertangkap ini adalah Andrus Nomm, 32 tahun.
Seperti halnya Kim Dotcom, pendiri Megaupload, Nomm juga berkewarganegaraan ganda. Nomm punya identitas sebagai warga negara Turki dan Estonia.
Van der Molen menyatakan tersangka ditangkap sejak Jumat, 22 Januari 2012 lalu. Tapi hakim meminta programmer ini ditahan selama 60 hari sambil menanti permintaan ekstradisi dari Amerika Serikat.
Kim DotCom sudah lebih dulu tertangkap di Selandia Baru pekan lalu. Pria yang punya nama lain Kim Schmitz alias Kim Tim Jim Vestor ini digelandang polisi Selandia Baru dari rumah mewahnya. Dotcom ditangkap atas tuduhan memfasilitasi praktek pembajakan dan pencurian hak cipta.
Aksinya itu, menurut Departemen Kehakiman Amerika serikat, telah membuat Dotcom dan timnya meraup untung hingga US$ 175 juta atau sekitar Rp 1,6 triliun. Aksi Dotcom juga bikin pemegang hak cipta di Amerika Serikat merugi US$ 500 juta.



Sumber : http://www.tempo.co/read/news/2012/01/25/072379638/Programmer-Megaupload-Ditangkap-di-Belanda

Rabu, 09 Mei 2012

Profesi IT Bidang Programmer


Programmer
Programmer adalah individu yang bertugas dalam hal rincian
implementasi, pengemasan, dan modifikasi algoritma serta struktur data,
dituliskan dalam sebuah bahasa pemrograman tertentu. Deskripsi
Pekerjaan :
a) Menulis program (coding) dengan menggunakan pemograman tertentu (
VB, VB.NET, Java ).
b) Memahami konsep basis data.
c) Mampu mengoperasikan aplikasi basis data.
d) Melakukan pengujian terhadap aplikasi program.
e) Melakukan analisis terhadap aplikasi program.
f) Melakukan riset , desain, dokumentasi dan modifikasi aplikasi software.
g) Melakukan analisis dan memperbaiki kerusakan (error ) pada software
dengan tepat dan cara yang akurat.
h) Menyediakan status laporan aplikasi yang diperlukan.
2. Database Programmer
Programmer yang menguasai perancangan dan pemrograman database
menggunakan Aplikasi Ms. Access dan Ms. Sql Server ATAU PL/SQL
dan Oracle Form Developer 10g
3. Web Programmer
Programmer web yang menguasai pengembangan aplikasi web berbasis
HTML dan ASP.Net ATAU aplikasi web berbasis HTML dan J2EE serta
Struts Framework ATAU aplikasi web berbasis MySQL dan PHP.


4. Multimedia Programmer
Programmer multimedia yang menguasai penggunaan teknologi dan
pengembangan aplikasi berbasis multimedia.
5. Embedded Programmer
Programmer yang menguasai arsitektur sistem mikroprosesor, interfacing
dan pemrograman embedded.
III. KODE ETIK PROGRAMMER
Pemrograman komputer membutuhkan sebuah kode etik, dan kebanyakan
dari kode-kode etik ini disadur berdasarkan kode etik yang kini digunakan oleh
perkumpulan programmer internasional.
Kode etik seorang programmer adalah sebagai berikut :
1. Seorang programmer tidak boleh membuat atau mendistribusikan
Malware.
2. Seorang programmer tidak boleh menulis kode yang sulit diikuti dengan
sengaja.
3. Seorang programmer tidak boleh menulis dokumentasi yang dengan
sengaja untuk membingungkan atau tidak akurat.
4. Seorang programmer tidak boleh menggunakan ulang kode dengan hak
cipta kecuali telah membeli atau meminta ijin.
5. Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh
pihak kedua tanpa ijin.
6. Tidak boleh mencuri software khususnya development tools.
7. Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam
suatu proyek secara bersamaan kecuali mendapat ijin.
8. Tidak boleh menulis kode yang dengan sengaja menjatuhkan kode
programmer lain untuk mengambil keunutungan dalam menaikkan status.


9. Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan.
10. Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja dalam
pengembangan suatu proyek.
11. Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain.
12. Tidak boleh mempermalukan profesinya.
13. Tidak boleh secara asal-asalan menyangkal adanya bug dalam aplikasi.
14. Tidak boleh mengenalkan bug yang ada di dalam software yang nantinya
programmer akan mendapatkan keuntungan dalam membetulkan bug.
15. Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer.
Pada umumnya, programmer harus mematuhi “Golden Rule”:
Memperlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Jika semua
programmer mematuhi peraturan ini, maka tidak akan ada masalah dalam
komunitas.
IV. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS PRODUK DAN
PRODUKTIVITAS PROGRAMMER
1. Kemampuan Pribadi
a. Dua aspek dasar kemampuan : kecakapan umum dan terbiasa dengan
aplikasi tertentu.
b. Seorang yang cakap dalam pemrograman belum tentu cakap pula
dalam aplikasi sains, atau sebaliknya.
c. Ketidakakraban dengan lapangan aplikasi akan menghasilkan
produktivitas rendah dan kualitas yang buruk.
d. Yang dimaksud dengan kecakapan umum adalah kemampuan dasar
dalam menulis program komputer dengan benar sedangkan ukuran
produktivitas seorang programmer adalah banyak baris yang
dihasilkan oleh programmer tersebut per hari.

Komunikasi Team
a. Meningkatnya ukuran produk yang dihasilkan akan menurunkan
produktivitas programmer akibat meningkatkanya kerumitan antara
komponen-komponen promgram dan akibatnya komunikasi yang perlu
dilakukan antara programmer, manajer dan pelanggan.
b. Jumlah lintasan komunikasi antar programmer yang terjadi dalam
sebuah proyak adalah n(n-1)/2, dimana n adalah jumlah programmer
yang terlibat dalam proyek tersebut.
c. Penambahan lebih banyak programmer dalam sebuah proyek yang
sedang bejalan akan menurunkan produktifitas, kecuali jika para
programmer baru tersebut mempunyai tugas yang tidak bergantung
kepada hasil kerja programmer lama.
d. Hukum Brooks : Adding more programmers to a late project may
make it later.
3. Kerumitan Produk
Tiga level kerumitan produk : program aplikasi, program utility, program
level sistem.
4. Notasi yang Tepat
Bahasa pemrograman menetapkan notasi (baca : token, reserve word)
baku, terutama untuk hal-hal yang berkaitan dengan matematika.
penetapan notasi antar programer (baca : perancang produk) harus
dilakukan sehingga dapat dimengerti dengan jelas.
5. Pendekatan Sistematis
Sistem menetapkan teknik dan prosedur baku. pembakuan dalam
pengembangan dan pemeliharaan perangkat lunak masih belum mantap.

Kelenturan sebuah produk perangkat lunak merupakan sebuah kekuatan,
tetapi di pihak lain juga merupakan sumber kesulitan dalam proses
perancangannya. perubahan terhadap produk harus tetap meminta
persetujuan manajer sebagai penanggung jawab proyek. Dampak
perubahan harus dapat ditelusuri, diuji, dan didokumentasikan.
7. Tingkat Teknologi
Peran penggunaan teknologi dalam proyek perangkat lunak misalnya
menyangkut bahasa pemrograman, lingkungan mesin yang digunakan,
teknik pemrograman, dan penggunaan tools tertentu. Bahasa
pemrograman modern menyediakan fasilitas penyesuaian pendefinisisan
dan penggunaan data, konstruksi aliran kendali, fasilitas modular, dan
concurent programming.
8. Tingkat Kehandalan
Setiap produk harus mempunyai keandalan standar. Peningkatan
keandalan dihasilkan melalui perhatian yang sangat besar pada tahap
analisa. Peningkatan keandalan akan menurunkan produktivitas. Boehm :
rasio produktivitas antara dua produk dengan keandalan terendah dengan
yang tertinggi adalah 2:1.
9. Pemahaman Permasalahan
Pelanggan adalah penyumbang utama terhadap kegagalan dalam
memahami masalah adalah :
a. Tidak memahami permasalahan perusahaannya,
b. Tidak mengerti kemampuan dan keterbatasan komputer,
c. Tidak mempunyai pengetahuan dasar tentang logika dan algoritma,

6. Kendali Perubahan

d. Software engineer tidak memahami lapangan aplikasi, gagal
mendapatkan informasi kebutuha pelanggan karena pelanggan bukan
seorang end user.
10. Ketersediaan Waktu
a. Penetapan lama proyek dan jumlah programmer terlibat harus
mempertimbangkan kemampuan pribadi setiap programmer serta
kemampuan komunikasi atar mereka.
b. Jumlah programmer yang makin banyak akan meningkatkan
overhead di antaranya akibat keperluan komunikasi.
c. Jumlah programmer yang makin sedikit berarti memperbanyak
beban kerja kepada setiap programmer.
d. Proyek 1 bulan dengan 6 programmer bisa saja diganti dengan
proyek 6 bulan dengan 1 programmer atau proyek 3 bulan dengan 3
programmer.
11. Persyaratan Ketrampilan
Berbagai keterampilan harus ada dalam sebuah proyek perangkat lunak,
misalnya :
a. Keterampilan berkomunikasi dengan pelanggan untuk memastikan
keinginannya dengan sejelas-jelasnya.
b. Kemampuan dalam pendefinisian masalah dan perancangan.
c. Kemampuan implementasi dengan penulisan program yang benar.
d. Kemampuan debugging secara deduktif dengan kerangka “what if ”.

12. Fasilitas dan Sumber Daya
Fasilitas non teknis yang tetap perlu diperhatikan yang berkaitan dengan
motivasi programmer misalnya : mesin yang baik, serta tempat yang
tenang, atau ruang kerjanya dapat ditata secara pribadi.
13. Pelatihan yang Cukup
Banyak programmer yang dilati dalam bidang-bidang : ilmu komputer,
teknik elektro, akuntansi, matematika, tetapi jarang yang mendapat
pelatihan dalam bidang teknik perangkat lunak.
14. Kemampuan Manajemen
Seringkali manajer proyek tidak mempunyai, atau hanya sedikit
mengetahui, latar belakang teknik perangkat lunak. Di sisi lain terjadi
promosi jabatan menjadi manajer dimana yang berpromosi tidak atau
kurang mempunyai kemampuan manajemen. Sasaran yang tepat. Sasaran
utama dari teknik perangkat lunak adalah pengembangan produk-produk
perangkat lunak yang tepat untuk digunakan.
15. Peningkatan Kualitas
Dua aspek yang menimbulkan keinginan untuk meningkatkan kualitas
produk adalah seberapa banyak fungsi, keandalan, dan kemampuan dapat
diberikan melalui sejumlah pengembangan, masalah mendasar dari
keterbatasan teknologi perangkat lunak
V. KETERAMPILAN YANG HARUS DIMILIKI SEORANG
PROGRAMMER
Membaca kode sumber sebuah program, dari yang sederhana hingga
relative kompleks, adalah keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang
programmer. Istilah program di sini digunakan tidak hanya dalam pengertian

aplikasi utuh, namun juga mencakup level segmen kode, fungsi/subrutin, pustaka
atau modul yang digunakan oleh sebuah aplikasi utuh. Manfaat dari terbiasanya
kita membaca program adalah semakin banyaknya sumber informasi yang dapat
kita gunakan untuk memecahkan masalah.
Implementasi sebuah algoritma yang memodifikasi sebentuk struktur data
dalam sebuah program dapat kita adaptasikan ke dalam program yang kita buat
sendiri dengan konteks dan struktur data yang sama sekali berbeda. Terlepas dari
manfaat pedagogisnya, sayangnya keterampilan ini tidak banyak diajarkan namun
baru terasa urgensinya saat kita disodori kewajiban memodifikasi program yang
ditulis dan sebelumnya dikelola oleh orang lain. Dengan hanya berbekal kode
sumber dan dokumentasinya (yang, patut disayangkan, tidak selalu
komprehensif), dalam keadaan seperti ini seorang programmer harus mampu
melanjutkan pengelolaan program tersebut tanpa menghancurkan organisasi kode
yang telah ada atau menambah kompleksitas yang tidak perlu ada. Di sisi lain
keadaan ini akan jarang ditemui oleh rata-rata programmer, karena lebih sering
penulis asli dari program itulah yang harus melanjutkan pengelolaan, setelah
memindahkan perhatian pada hal lain selama beberapa waktu.
Karenanya dapat disimpulkan bahwa secara umum, keterampilan yang
harus dimiliki seorang programmer terkait dengan komprehensi kode sumber
program, dengan derajat urgensi menurun(Hargo,2008), adalah:
1. Memahami kode sumber yang ditulis sendiri pada saat ia tidak lagi
mengingat detail mekanisme dari program tersebut.
2. Melanjutkan pengelolaan, menyesuaikan, mengembangkan dan (bila
perlu) merombaknya untuk menyesuaikan program dengan kebutuhan
pengguna tanpa mengorbankan kemudahan perawatan di masa mendatang.
3. Memiliki kemampuan sebagaimana dijelaskan dalam point 1. dan 2. untuk
program yang ditulis dan didokumentasikan oleh programmer lain.

4. Membaca program untuk memperkaya perkakas yang dimiliki seorang
programmer untuk memecahkan masalah.
VI. KEWAJIBAN PROGRAMMER
Buat para programmer, Coding adalah kewajiban. Sama halnya menghafal
obat-obatan bagi dokter, maupun menghafal undang-undang bagi pengacara.
Sebagian programmer menganggap dirinya spesial, karena tidak semua orang IT
dapat menguasai salah satu (atau bahkan beberapa) bahasa pemrograman.
Seorang programmer memiliki kewajiban sebagai berikut :
1. Memahami konsep dasar sistem operasi.
Kebanyakan dari programmer Indonesia biasanya membuat aplikasi di
atas sistem operasi, sehingga banyak yang berpendapat bahwa tidak perlu
memahami cara kerja sistem operasi. Untuk programmer profesional,
pemahaman ini akan membuat programmer lebih siap untuk membuat
aplikasi server yang biasanya multithreaded dan harus efisien digunakan
dalam waktu yang lama. Pemahaman mendalam di salah satu sistem
operasi juga merupakan nilai tambah yang signifikan. Dengan mengetahui
struktur internal sistem operasi (misalnya Linux), programmer dapat
mengetahui berbagai pertimbangan dalam merancang aplikasi besar yang
terus berkembang.
2. Memahami konsep dasar jaringan.
Sebuah aplikasi tidak dapat berjalan sendiri. Aplikasi tersebut pasti harus
berhubungan dengan internet, melayani banyak pengguna, atau
berhubungan dengan perangkat lain seperti handphone atau PDA. Untuk
itu, pemahaman atas konsep jaringan sangat penting.
3. Memahami konsep dasar relational database.
Setiap aplikasi pasti memiliki sebuah database dalam penyimpanan
datanya untuk itu programmer khususnya Database Programmer
ditekankan menguasai relational database.

4. Karena sekarang jaman internet, maka wajib memahami protokol HTTP,
FTP, POP3, SMTP, SSH. Protokol HTTP sekarang adalah prokol yang
paling banyak digunakan di internet.
5. Karena sekarang jaman globalisasi, maka wajib memahami Unicode.
Unicode itu penting supaya aplikasi kita tetap bisa diinstal di komputer
mana saja.
6. Lebih dari satu bahasa pemrograman.
Pemahaman lebih dari satu bahasa itu penting agar wawasan programmer
lebih terbuka. Bahwa tidak ada bahasa yang one-fit-all, bahwa ada cara
berpikir yang berbeda dalam tiap bahasa, bahwa komunitas tiap bahasa
berbeda budayanya. Semua ini akan berkontribusi dalam pendewasaan
seorang programmer dalam berdiskusi dan menanggapi perbedaan
(terutama pendapat).
7. Cara menggunakan Version Control.
Dalam dunia kerja, penggunaan version control adalah wajib. Ini standar
(de facto) internasional. Jika mempunyai project opensource, baik di
Sourceforge, Apache, Codehaus, dan semua hosting project opensource,
pasti programmer akan diberikan version control.
VII. SIKAP PROGRAMMER TERHADAP KLIEN
1. Mempunyai sikap & kepribadian baik, komunikatif, mudah beradaptasi
dengan lingkungan kerja, cetakan dan fleksibel.
2. Mampu bekerja berorientasi jadwal, mengatur pekerjaan multiple project
dan nerkerja sama dalam team.
3. Membuat kontrak kerja dengan klien.
4. Menyukai dan mengerti dasar-dasar pemrograman.

Referensi dari
http://id.wikipedia.org/wiki/Etika
Artikel dari Galih Pranowo








Tonton Suka - Suka